Rabu, 25 November 2015

RARA TAKUT TIDUR SENDIRI

"Bu, nanti malam Rara dikelonin lagi ya?," kata Rara. Sambil menghabiskan makan yang telah disiapkan ibu.
"Iya," ucap mama. Sambil membereskan piring makan malam yang baru saja dihabiskan Rara dan ayah.
"Sekarang, ayo siapkan pelajaran untuk besok," ucap ayah.
Rara pun menuju ruang belajarnya. Diambilnya buku pelajaran untuk besok.
Dilihatnya buku matematika. Ternyata ada PR yang harus dikerjakan.
Dengan tekun dikerjakannya PRnya. Setelah melihat rumus matematika, semua soal bisa diselesaikannya.
Tak terasa, jam menunjukkan pukul 21.00. Waktunya untuk tidur.
Rara berjalan ke kamar mandi untuk cuci tangan dan kaki, serta gosok gigi.
Setelah selesai, ia menuju kamarnya.
Ketika masuk kamar, dilihatnya ibu sedang menyibakkan selimut.
Lalu Rara naik ke tempat tidurnya.
Ibu lalu duduk di sisi tempat tidurnya.
"Rara, masih takut tidur sendiri?," tanya ibu.
"Iya, bu. Kalo lampu kamar dimatikan, Rara takut karena gelap. Ibu disini ya, jangan tinggalin Rara." ucap Rara.
"Rara, kalo sebelum tidur baca doa, Rara akan dijaga oleh Tuhan. Jadi nggak perlu takut lagi," ucap ibu.
Rara lalu membaca doa sebelum tidur.
Setelah Rara membaca doa, ibu membenahi selimut Rara.
"Yaa, Alloh Yaa Rabb.. Semoga Rara menjadi anak yang pintar, cerdas, bahagia, dan Engkau lindungi selalu. Amiien" ucap ibu seraya mencium kedua pipi Rara dan kening Rara.
Setelah itu, ibu keluar kamar seraya mematikan lampu kamar tidur Rara.
Rarapun terlelap hingga esok hari. Ternyata tidur sendiri tidaklah menakutkan seperti yang dia bayangkan sebelumnya.